Perintah Hernán Cortés, seorang Penakluk Spanyol kepada
pasukannya. Dia menyuruh membakar semua kapal yang telah mereka tumpangi
setelah mereka mendarat di Meksiko dengan tujuan untuk menaklukan
Kekaisaran Aztec pada tahun 1519.
Perintah ini memiliki makna mendalam tentang komitmen total, keberanian, dan
menghilangkan opsi untuk menyerah.
Pesan dari perintanya jelas: tidak ada pilihan untuk kembali;
satu-satunya pilihan adalah terus maju, menang, atau mati.
Perintah ini adalah metafora untuk melakukan komitmen penuh pada suatu
tujuan tanpa menyimpan "Rencana B". Karena ketika seseorang menghilangkan
kemungkinan untuk gagal, maka ia cenderung akan menggunakan seluruh energi,
fokus, dan sumber daya untuk meraih keberhasilan.
Hernán Cortés tau bahwa pasukannya takut. Dengan membakar kapal, ia
memaksakan mentalitas "menang atau mati" yang menghilangkan rasa takut akan
kegagalan dalam pertempuran.
Saat ini, istilah "membakar kapal" sering digunakan dalam konteks bisnis,
karier, atau pengembangan diri, yang berarti:
Meninggalkan kebiasaan atau situasi lama agar bisa maju.
Berani mengambil keputusan sulit yang memaksa kita untuk berkembang.
Menghilangkan gangguan atau distraksi agar bisa fokus pada satu tujuan.
Singkatnya, makna "Bakarlah kapal-kapal" adalah "Berkomitmen sepenuhnya pada
tujuan dan hapus semua kemungkinan untuk menyerah."
Tonton
Versi Videonya :
0
17
"Balas dendam terbaik adalah dengan tidak menjadi seperti musuhmu" - Marcus Aurelius
We use cookies to enhance your browsing experience and analyze site traffic. By clicking 'Accept all cookies', you agree to the use of these cookies. You can manage your preferences or learn more in our [Privacy Policy/Cookie Policy.